Featured Events

Day Two of Oakley World Pro Junior 2011 at Canggu Has Balinese Surfers Book-Ending the Action-Packed Session

05 October 2011
  • http://www.isctour.com/images/Dynamic_Pages/thumbs/111000008.jpg

  • http://www.isctour.com/images/Dynamic_Pages/thumbs/111000009.jpg

  • http://www.isctour.com/images/Dynamic_Pages/thumbs/111000010.jpg

  • http://www.isctour.com/images/Dynamic_Pages/thumbs/111000011.jpg

  • http://www.isctour.com/images/Dynamic_Pages/thumbs/111000012.jpg

  • http://www.isctour.com/images/Dynamic_Pages/thumbs/111000013.jpg

  • http://www.isctour.com/images/Dynamic_Pages/thumbs/111000014.jpg

4 October 2011, Kuta-Bali:  Bali’s Dyah Rahayu Dewi was in the first heat of Round 2 at the Oakley World Pro Junior 2011 being held at Canggu today, in the continuation of yesterday’s Women’s action, and in the final heat of the day it was Ida Bagus Simarai who was matched up against last year’s Oakley World Pro Junior winner and 2011 ASP World Junior champion Jack Freestone from Australia and Conner Coffin from the USA as the first 8 heats of Round 1 were completed.
 
Yesterday saw Dyah Dewi finishing in third spot in her first round heat, but getting a second chance today in Round 2 to surf against the world’s best Under 21 year old women surfers in hopes of advancing into Round 3.  With a large Indonesian contingent of fans on the beach cheering her on, Dyah took to the water and give everyone a great show, going from last place into second place before being pipped in the final minute by Japan’s Ren Hashimoto.  Though she was disappointed and not being able to advance, the rewards of the $750 US prize money and the fact that she was able to compete in this international ASP event was sufficient consolation.
 
“These girls are such good surfers, it’s really impressive to see first hand,” said Dyah, “and this experience is one I’ll never forget.  I’m so glad I got to surf a couple of heats, and with the money I’m going to buy either a laptop or an Ipad, I haven’t decided which just yet,” she concluded smiling.  And she will be going back to school tomorrow, she assures us.
 
After the two women’s heats were run, it was time for the worlds best pro junior men to take to the water for Round 1, and they were nothing but impressive, taking to the air at every opportunity, carving out big sections, digging deep bottom turns, and one-upping each other at every turn during each 30 minute heat.
 
The afternoon cross-onshore wind and some raindrops didn’t phase any of the guys, who squeezed the most out of the solid 3-4 foot sets pummeling Canggu’s rivermouth reef break.
 
The last heat of the day saw Bali’s own Ida Bagus Simarai paddling out for his shot at taking on the best of the best pro juniors.  Unfortunately for him he was pitted against non other than last year’s Oakley World Pro Junior winner and 2011 ASP World Junior champion Jack Freestone, whose battle with California’s Conner Coffin really stole the show, especially as Coffin came in with the win.
 
But Simarai will have another chance tomorrow to surf in Round 2 and try his luck again, as the event is being moved to the primary site of Keramas.  Simarai was happy to have been able to surf at Canggu, as that is where he won his wild card entry back in August at the Oakley Pro Junior Indonesia.  “The conditions today were similar to when I won my wildcard here at Canggu, but then I wasn’t up against two of the best guys in the world,” he said.  “Hopefully I can do better at Keramas, and I’m happy I have another chance to surf.”
 
If conditions are good at Keramas, the next heat in the men’s Round 2 will see Bali’s top ranked pro junior Darmaputra Tonjo taking on Nat Young from the USA and Keanu Asing from Hawaii.
 
Contest Director Beau Emerton put out the call that all the surfers and crew should be standing by at 9:00 am tomorrow morning for a 9:30 am call.
 
 
About the Oakley World Pro Junior 2011
 
With a holding period of Oct. 3-14, the event will see the best of the best juniors in a field of 48 men and 18 women compete.  Six men each, 20 years and under, will represent ASP Australasia, ASP South America, ASP North America and ASP Europe, five each from ASP Africa, ASP Hawaii and ASP Japan, as well as nine wildcards to round out the prestigious field.  Two women each will represent each region.
 
Wildcards for the event include: Brazil’s Peterson Crisanto, Italo Ferreira and Caio Ibelli, Australia’s Noa Deane, Dean Bowen and Felicity Palmateer, New Zealand’s Sarah Mason, Tahiti’s Mateia Hiquily and Keala Naihe.  Two additional Indonesian wild cards earned tickets into the main event after a local trial: Ida Bagus Simarai and Darmaputra Tonjo.
 
The complete list of competitors, as well as additional information and a live webcast can be found atoakleyprojunior.com.  Follow on Twitter @OakleyAction or tweets at #OakleyProJr
 
About Oakley, Inc.
The global leader in performance sunglasses, goggles and prescription eyewear, Oakley also offers technical and lifestyle apparel, footwear, watches and accessories. The company was created for athletes who see impossibility as just another challenge, and their dedication inspires Oakley to seek out problems, solve with innovation and wrap invention in art. Exceeding the limits of possibility for more than thirty years, Oakley serves the demands of world-class athletes with unbeatable technologies including High Definition Optics® (HDO®). Additional information is available at oakley.com
 
Media contact:

 
Luzi Sanjaya

Marketing / Public Relations

Ph: +62 81629 55 25

Email: luzi@oakleyindonesia.com

 
Hari kedua Oakley World Pro Junior 2011 di Canggu Menyajikan Aksi-Aksi Maksimal Dari Para Surfer Terbaik  Bali
 
4 Oktober 2011, Kuta-Bali:  Surfer asal Bali Dyah Rahayu Dewi berada di heat pertama Babak 2 kontes surf Oakley World Pro Junior 2011 yang digelar di Canggu hari ini, lanjutan dari rangkaian babak untuk divisi wanita, dan di final heat hari ini menyajikan Ida Bagus Simarai yang bertemu dengan juara Oakley World Pro Junior tahun lalu sekaligus pemegang titel ASP World Junior 2011, Jack Freestone dari Australia dan Conner Coffin dari Amerika di 8 heat babak pertama yang digelar tuntas hari ini.
 
Di hari kemarin, Dyah Dewi finis di spot ketiga di heat perdananya, dan mendapat kesempatan hari ini di babak 2 untuk menjajal surfer-surfer junior wanita terbaik dunia berusia 21 tahun atau dibawah demi melenggang ke babak 3. Dengan besarnya dukungan dari kontingen Indonesia yang hadir untuk dirinya, Dyah turun ke arena dan menyajikan penampilan yang maksimal, naik dari urutan bawah ke posisi ketiga sebelum akhirnya harus mengakui kehebatan surfer asal Jepang Ren Hashimoto di menit-menit akhir heat. Walaupun kecewa dan tidak bisa melanjutkan ke babak berikutnya, ia masih merasa terhibur dengan hadiah sebesar US $750 yang didapatnya, ditambah sebuah pelajaran berharga sekaligus kenangan bahwa ia pernah menjajal ajang internasional ASP.
 
“Surfer-surfer wanita ini sungguh hebat, sangat menarik bagiku bisa langsung menyaksikannya,” ucap Dyah, “dan ini adalah pengalaman yang takkan terlupakan bagiku. Saya cukup senang bisa surf di beberapa heat, dan dengan uang ini saya akan membeli mungkin itu laptop atau iPad, entahlah, saya belum memutuskannya,” simpulnya sambil tersenyum sambil meyakinkan kami bahwa ia akan kembali bersekolah besok.
 
Setelah dua heat untuk divisi wanita usai dihelat, saatnya divisi para surfer junior pria terbaik dunia digelar, dan tidak ada ungkapan lain selain impresif! Memaksimalkan semua peluang yang tersaji, mengukir dan saling beradu aksi-atraksi satu sama lain di setiap heat yang digelar selama 30 menit.
 
Angin darat yang bertiup di sore hari disertai rintikan hujan tidak mengganggu acara ‘adu skill’ para surfer muda bertalenta ini, yang memaksimalkan set ombak solid yang tersaji yaitu sekitar 3-4 foot di pantai Canggu.
 
Heat akhir hari ini terlihat surfer Bali Ida Bagus Simarai yang sedang paddle mencari ombak idealnya untuk beraksi, untuk membuktikan ia mampu berkompetisi penuh dan bertarung melawan para surfer junior terbaik di sana. Sayang ia harus mengakui kehebatan sang pemegang gelar Oakley World Pro Junior tahun lalu juga pemegang titel ASP World Junior 2011, Jack Freestone di heat yang di dalamnya juga ada surfer asal Kalifornia, Conner Coffin. Heat akhir yang sangat mencuri perhatian yang hadir di sana, saling jajal dan adu skill yang akhirnya menelurkan Coffin sebagai pemenang heat.
 
Tapi Simarai masih punya kesempatan besok untuk kembali menjajal di babak 2, mencoba kembali keberuntungannya di event yang akan berpindah tempat ke lokasi utama, pantai Keramas. Simarai sangat senang bisa surfing di Canggu, spot di mana ia mendapatkan wildcard  bulan Agustus lalu kala Oakley Pro Junior dihelat. “Kondisi cuaca ini mirip ketika saya memenangkan wildcard, tapi memang saya harus mengakui kehebatan dua surfer terbaik dunia itu,” ujarnya. “Semoga saya bisa lebih baik dari hari ini besok, dan tentu, saya sangat senang bisa dapat kesempatan lagi buat bertarung besok di Keramas.”
 
Jika kondisinya bagus besok di Keramas, heat berikutnya dari babak 2 divisi pria akan menyajikan surfer pro junior terbaik dari Bali, Darmaputra Tonjo berhadapan dengan surfer junior berbahaya asal Amerika, Nat Young dan Keanu Asing dari Hawaii.
 
Contest Director Beau Emerton mengumumkan bagi para surfer dan kru untuk stand by besok pagi pukul 9 untuk memulai kontes pukul 9.30
 
Tentang Oakley World Pro Junior 2011
 
Mengambil waiting period dari tanggal 3-14 Oktober, perhelatan ini akan menyajikan para surfer junior terbaik dari yang terbaik, mempertandingkan 48 surfer junior pria dan 18 surfer junior wanita. Mereka, masing-masing 6 pria, dengan atau di bawah umur 20 tahun akan merepresentasikan ASP Australasia, ASP Amerika Selatan, ASP Amerika Utara dan ASP Eropa, lima masing-masing dari ASP Afrika, ASP Hawaii dan ASP Jepang. Juga, 9 pemegang wildcard akan melengkapi pertarungan bergengsi ini. Dua surfer junior wanita dari masing-masing wilayah tadi juga akan ikut meramaikan perhelatan ini.
 
Para pemegang wildcard di ajang ini termasuk di dalamnya nama-nama seperti: surfer Brasil Peterson Crisanto, Italo Ferreira dan  Caio Ibelli, surfer Australia Noa Deane, Dean Bowen dan Felicity Palmateer, perwakilan Selandia Baru Sarah Mason, surfer Tahiti Mateia Hiquily dan Keala Naihe. Dan dua tambahan pemegang wildcard yaitu perwakilan dari Indonesia sendiri, Ida BagusSimarai dan DarmaputraTonjo.
 
Daftar lengkap dari para kompetitor dan informasi tambahan juga live webcast bisa dilihat dioakleyprojunior.com. Follow di Twitter @OakleyAction atau tweets at #OakleyProJr
 
 
Tentang Oakley, Inc
 
Oakley adalah sebuah produk olahraga dan lifestyle, dan juga merupakan sebuah  inovasi perpaduan antara seni dan sains. Pemimpin teknologi terdepan dari berbagai jenis kacamata, goggles, termasuk kacamata baca, Oakley juga menawarkan perlengkapan teknis dan lifestyle, sepatu, jam tangan dan aksesoris lainnya.  Perusahaan ini terinspirasi dari atlet-atlet yang melihat “sesuatu yang tidak mungkin” hanyalah sebuah tantangan, dan dedikasi mereka terhadap dunia olahraga mengilhami Oakley untuk membantu para atlet lewat  inovasi dan penemuannya dalam seni. Melampaui semua batas ketidakmungkinan selama lebih dari tiga puluh tahun,  Oakley melayani tuntutan atlet-atlet kelas dunia dengan terobosan teknologi High Definition Optics (HDO ®). Informasi lebih lanjut klik di  www.oakley.com.
 
Media contact:
 
Luzi Sanjaya
Marketing / Public Relations
Ph: +62 81629 55 25
Email: luzi@oakleyindonesia.com
 
Photos and text:  Tim Hain - Coca-Cola ISC Tour

COMMENTS
POST YOUR COMMENT
Name(required)
Email (required but don’t worry, it won’t be published)
Website
Comment (required)
validation code
Please type the validation code above